Robinsar Sambut Kepulangan TKW Asal Cilegon Yang Sempat Viral Minta Dipulangkan

0

CILEGON – Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyambut langsung kepulangan seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Citangkil, Ade Diah, di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Selasa malam, (9/6/2026). Kepulangan Ade Diah menjadi momen haru yang menutup perjuangan panjangnya selama empat tahun bekerja di Arab Saudi.

Sebelumnya, nama Ade Diah sempat viral di media sosial setelah ia mengunggah permohonan bantuan agar bisa dipulangkan ke Indonesia melalui akun media sosial pribadi Wali Kota Cilegon, Robinsar.

Robinsar mengaku bersyukur dan bahagia karena Ade Diah akhirnya dapat berkumpul kembali dengan anak-anak dan keluarganya. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam proses pemulangan ini.

“Pertama tentunya saya senang, alhamdulillah bahagia bisa memulangkan kembali Ibu dan mempertemukan dengan keluarga. Ini berkat kerja sama banyak pihak. Kami berterima kasih kepada Kang Den Hadi yang turut membantu komunikasi dan fasilitasi, serta seluruh jajaran OPD, camat, lurah, dan pihak-pihak yang terlibat,” ujar Robinsar.

Robinsar menjelaskan, Pemerintah Kota Cilegon sejak awal telah melakukan upaya resmi dengan bersurat ke kementerian terkait dan berkoordinasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
“Secara resmi kami sudah bersurat ke kementerian. Dari pihak KBRI juga sudah berkomunikasi dengan majikannya, namun prosesnya tidak mudah karena respons majikan yang lambat. Alhamdulillah dengan bantuan berbagai pihak, hari ini Ibu bisa kembali ke Cilegon,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi catatan evaluasi bagi masyarakat. Robinsar mengimbau warga Cilegon agar lebih berhati-hati dan memastikan seluruh dokumen serta proses keberangkatan bekerja ke luar negeri dilakukan melalui jalur resmi.

“Bagi warga Cilegon yang ingin bekerja ke luar negeri agar lebih teliti terkait perizinan dan legalitas penempatan kerja. Jangan sampai mengalami hal-hal seperti yang dialami Ibu Ade,” tegasnya.

Sebagai bentuk perhatian lanjutan, Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial akan melakukan pendampingan kepada Ade Diah. Pemkot juga berkomitmen membantu mencarikan peluang pekerjaan di Cilegon agar Ade Diah dapat menafkahi keluarga tanpa harus kembali bekerja jauh ke luar negeri.

Ade Diah mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mencari bantuan melalui media sosial didorong oleh rasa rindu yang mendalam terhadap anak-anaknya. Ia mengaku, meski pulang dengan tangan hampa, ia lebih mengutamakan bisa bertemu kembali dengan keluarga.

“Alhamdulillah, saya senang sekali bisa pulang. Saya kabur demi anak-anak saya. Meskipun tidak membawa uang, tidak apa-apa. Uang bisa dicari lagi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan pengalaman pahitnya terkait prosedur keberangkatan. Ade mengaku baru mengetahui bahwa dirinya tidak menggunakan visa kerja resmi setelah berada di dalam pesawat.
“Sponsor bilang keberangkatannya resmi. Tapi ketika saya lihat dokumennya di pesawat, ternyata menggunakan visa ziarah. Kalau saya tahu dari awal, mungkin saya tidak akan berangkat,” tutupnya.

(***)

Leave A Reply

Your email address will not be published.