Stabilkan Harga, Indag Cilegon Fasilitasi Operasi Pasar Minyakita di Pasar Kranggot Untuk RPK
CILEGON – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Kota Cilegon terus berupaya menekan lonjakan harga minyak goreng di pasaran. Sebagai langkah konkret yang dilakukan indag adalah memfasilitasi pendistribusian langsung Minyakita melalui program Rumah Pangan Kita (RPK) guna menyasar para pedagang dan masyarakat luas.
Intervensi ini diambil menyusul kondisi di lapangan di mana harga minyak goreng curah mengalami kenaikan signifikan hingga menembus Rp17.500 per liter. Angka tersebut telah melampaui harga eceran Minyakita yang justru jauh lebih ekonomis, yakni sebesar Rp15.700 per liter.
Untuk memastikan pasokan aman dan tepat sasaran, operasi pasar ini dijadwalkan secara rutin setiap hari Rabu dengan memprioritaskan kawasan Pasar Kranggot. Dalam setiap jalurnya, distribusi disalurkan dengan kuota 15 dus per RPK.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Achmad Fitriadi saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa fasilitasi operasi pasar ini sengaja digenjot untuk memberikan alternatif pangan murah sekaligus menstabilkan harga pasaran yang tengah bergejolak.
“Saat ini kita mendapati realitas di lapangan bahwa harga minyak curah sudah menyentuh Rp17.000, melampaui harga Minyakita yang berada di angka Rp15.700. Oleh karena itu, Indag hadir memfasilitasi distribusi langsung dari produsen ke jaringan Rumah Pangan Kita (RPK),” ujar Kabid Perdagangan.
“Setiap hari Rabu, kami fokuskan pendistribusian di Pasar Kranggot dengan jatah 15 dus per RPK. Kami berharap pasokan berkala ini dapat meredam lonjakan harga curah dan memastikan masyarakat serta pedagang mendapatkan minyak goreng dengan harga yang sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi)
(DK)