Pemkot Cilegon Salurkan Bantuan untuk Ratusan Jamaah Haji Kloter 11
CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon memberikan bantuan uang tunai kepada ratusan calon jamaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Bantuan sebesar Rp500 ribu per orang itu disalurkan kepada 387 jamaah yang tergabung dalam Kloter 11 JKG.
Penyerahan bantuan dilakukan bersamaan dengan agenda pelepasan jamaah haji di halaman DPRD Kota Cilegon, Senin (4/5/2026). Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, mengatakan nilai bantuan yang diberikan masih sama seperti tahun sebelumnya. Ia menyebut, bantuan tersebut diharapkan bisa membantu kebutuhan jamaah selama menjalankan ibadah haji.
“Nominalnya Rp500 ribu per jamaah dan masih sama seperti tahun lalu. Ini untuk membantu kebutuhan mereka selama di Tanah Suci,” katanya.
Menurutnya, bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli perlengkapan ibadah agar jamaah bisa lebih fokus menjalankan rangkaian haji.
Selain itu, Robinsar juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran serta keselamatan hingga kembali ke Tanah Air.
“Kami berharap jamaah bisa beribadah dengan khusyuk, sehat, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia turut mengingatkan pentingnya peran Petugas Haji Daerah (PHD) dalam mendampingi jamaah. Mulai dari tenaga medis hingga ketua kloter diminta memastikan pelayanan berjalan optimal.
“Petugas harus sigap membantu jamaah, terutama jika ada kendala di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Cilegon, Zarkoni, menyebut total rombongan Kloter 11 mencapai 393 orang. Rinciannya terdiri dari 387 jamaah dan enam petugas.
Ia menambahkan, sebagian besar jamaah yang berangkat tahun ini telah menunggu cukup lama sejak pendaftaran, bahkan mencapai sekitar 13 tahun.
“Ini penantian panjang bagi jamaah. Ada yang mendaftar sejak lama dan baru tahun ini bisa berangkat,” jelasnya.
Dari data yang ada, jamaah tertua berusia 86 tahun, sedangkan yang termuda berusia 18 tahun. Bahkan, terdapat jamaah yang sudah terdaftar sejak masih bayi.
Rencananya, seluruh jamaah akan diberangkatkan ke asrama haji di Tangerang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Tanah Suci melalui bandara pada keesokan harinya.
(Adv)
