Anggaran Terbatas, Ratusan Aspirasi Warga Cilegon Terancam Tak Terakomodasi di RKPD 2027

CILEGON – Keterbatasan fiskal kembali membayangi perencanaan pembangunan Kota Cilegon. Anggaran daerah yang minim disebut menjadi penghambat utama dalam merealisasikan usulan masyarakat pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027.

Wakil Ketua I DPRD Kota Cilegon, Sokhidin, mengungkapkan bahwa meskipun ratusan aspirasi telah diserap melalui reses, kenyataan di lapangan menunjukkan hanya sebagian kecil usulan yang mampu didanai oleh pemerintah.

“Usulan yang masuk cukup banyak, tapi yang bisa diwujudkan masih terbatas karena kondisi anggaran. Dari belasan usulan di satu dapil, biasanya hanya beberapa saja yang bisa terealisasi,” ujar Sokhidin usai menghadiri Musrenbang di Aula Diskominfo Cilegon, Rabu (15/4/2026).

Kondisi ini menjadi ironi mengingat kebutuhan dasar masyarakat masih didominasi oleh persoalan klasik yang tak kunjung tuntas. Berdasarkan data serapan aspirasi, masyarakat masih mengeluhkan buruknya infrastruktur lingkungan, mulai dari jalan rusak, minimnya penerangan jalan, hingga sistem drainase yang buruk.

Persoalan saluran air menjadi sorotan tajam setelah cuaca ekstrem belakangan ini memicu genangan air di berbagai wilayah di Cilegon. Kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal dinilai menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur lingkungan belum menyentuh skala prioritas yang tepat.

Menyikapi minimnya realisasi usulan warga, DPRD Kota Cilegon mendesak Pemerintah Kota untuk lebih jeli dalam menetapkan skala prioritas. Kebijakan fiskal diharapkan tidak hanya terpaku pada belanja rutin, tetapi lebih berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat di tingkat bawah.

“Masalah drainase dan jalan lingkungan ini masih jadi keluhan utama. Ke depan, pemerintah daerah harus lebih memprioritaskan kebutuhan dasar ini dalam perencanaan pembangunan agar aspirasi warga tidak sekadar menjadi catatan di atas kertas,” tegas Sokhidin.

Hingga saat ini, keterbatasan anggaran masih menjadi alasan klasik yang terus berulang setiap tahunnya. Publik kini menanti keberanian Pemkot Cilegon dalam melakukan efisiensi anggaran guna memastikan keamanan dan kenyamanan infrastruktur bagi warga pada tahun 2027 mendatang.

(Dk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.