Prof. Furtasan Ali Yusuf Tekankan Implementasi Nilai Pancasila dalam Pendidikan Th 2025

SERANG – Dalam rangka memperkuat wawasan kebangsaan di dunia pendidikan, Prof. Furtasan Ali Yusuf menggelar kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertempat di Pondok Nur El Falah, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, pada Selasa (22/4/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah tingkat SMA dan SMK dari seluruh wilayah Kabupaten Serang.

Dengan mengangkat tema “Implementasi Pancasila dalam Pendidikan Tahun 2025”, Prof. Furtasan menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek kegiatan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa tantangan era globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi membuat peran pendidikan berbasis nilai kebangsaan menjadi semakin vital.

“Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter peserta didik. Tanpa penguatan karakter ini, generasi masa depan bangsa akan rapuh dalam menghadapi derasnya arus perubahan dunia,” ujar Prof. Furtasan dalam sambutannya.

Dalam pemaparannya, Prof. Furtasan juga menyoroti pentingnya peran kepala sekolah sebagai motor utama di lingkungan pendidikan. Menurutnya, para kepala sekolah harus mampu menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila tidak hanya dalam kurikulum, tetapi juga dalam budaya sekolah, hubungan antarwarga sekolah, serta dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang menggali berbagai tantangan serta peluang implementasi Pancasila di sekolah masing-masing.

Banyak peserta yang menyampaikan ide konkret seperti integrasi nilai gotong royong dalam proyek kolaboratif siswa, penguatan pendidikan karakter melalui kegiatan OSIS, hingga pembentukan program sekolah ramah inklusi berbasis prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Salah satu kepala sekolah yang hadir, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini.
“Sosialisasi ini sangat relevan dengan kebutuhan sekolah saat ini. Kami sebagai kepala sekolah diberi pemahaman sekaligus strategi bagaimana membumikan Pancasila dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari,” ujarnya. (*)

Leave A Reply

Your email address will not be published.