Pengurus Perbakin Kota Cilegon Di Lantik, Momentum Penguatan Prestasi Atlet Menembak

0

CILEGON – Pengurus Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Cilegon resmi dilantik di Aula DPRD Kota Cilegon, Kamis (14/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi olahraga menembak menjelang ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan digelar di Kota Cilegon.

Ketua Perbakin Kota Cilegon, Irwan Sambilani mengatakan, kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat baru dalam pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga menembak di Kota Cilegon. “Kegiatan hari ini adalah momentum kita untuk lebih baik lagi ke depan. Apalagi sekarang kita menghadapi Popda, di mana Cilegon menjadi tuan rumah, sehingga kita harus ekstra dalam membina atlet,” kata Irwan.

Menurutnya, kekompakan seluruh pengurus dan atlet menjadi faktor penting dalam mencapai target prestasi pada ajang tersebut. Ia mengaku telah meminta bidang pembinaan prestasi (Binpres) untuk memaksimalkan persiapan meski waktu yang tersedia cukup terbatas.

“Kita tidak usah muluk-muluk soal target. Minimal kita bisa mendapatkan satu medali dari cabang atau kelas apa pun. Yang penting kita bisa membuktikan bahwa Cilegon bisa juara,” ujarnya.

Selain Popda, Perbakin Kota Cilegon juga mulai mempersiapkan target untuk ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten. Irwan menargetkan cabang olahraga menembak dapat menyumbangkan sedikitnya tiga medali bagi Kota Cilegon. “Kalau untuk Porprov tentu kita punya target lebih. Kita berharap bisa menyumbangkan minimal tiga medali untuk Kota Cilegon,” tuturnya.

Irwan menjelaskan, saat ini Perbakin Kota Cilegon memiliki total 36 pengurus yang berasal dari tiga unsur organisasi. Sementara jumlah klub menembak yang terdaftar di Kota Cilegon mencapai sembilan klub. Ia juga memastikan akan terus mendorong penambahan klub baru sebagai bagian dari pengembangan organisasi dan pembinaan atlet menembak di daerah.

“Kemarin saat musyawarah kota ada penambahan dua sampai tiga klub baru. Namun mereka belum memiliki hak suara karena harus memenuhi mekanisme AD/ART minimal enam bulan,” jelasnya.

Selain fokus pada prestasi, Irwan juga ingin olahraga menembak lebih dikenal masyarakat sebagai cabang olahraga yang positif dan berprestasi, bukan dipandang negatif. “Kami ingin lebih banyak mensosialisasikan olahraga menembak. Karena olahraga ini bukan hal negatif, tapi bisa menjadi prestasi dan juga hobi,” jelas Irwan.

Irwan turut menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam kegiatan olahraga berburu. Ia menyebut setiap kegiatan berburu wajib dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat demi keamanan dan pengawasan. “Pesan dari pengurus provinsi juga jelas, khususnya olahraga menembak berburu wajib melapor ke Polsek setempat agar aktivitasnya terpantau dan tidak menimbulkan dampak negatif,” tegasnya.

Dalam waktu dekat, Perbakin juga akan mengikuti agenda berburu bersama yang melibatkan pengurus dari Provinsi Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat sebagai bagian dari sosialisasi olahraga berburu yang aman dan sesuai aturan.

(Dk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.