CILEGON — Bantenesia.co I Sejumlah tokoh kebudayaan, pengurus organisasi pencak silat, unsur Pemerintah Kota Cilegon, dan pihak kepolisian meluruskan isu dugaan persaingan antara penyelenggaraan Golok Day dan Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 dalam pertemuan silaturahmi di Cilegon, Sabtu (31/10/2026). Kedua agenda budaya tersebut dipastikan bukan kegiatan yang saling bertentangan, melainkan bagian dari satu kesatuan gerakan untuk memajukan kebudayaan daerah.
Ketua Panitia Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026, Rizal Arif Baihaqi, secara tegas membantah adanya pertentangan maupun persaingan tujuan di antara kedua agenda tersebut. Ia menjelaskan bahwa perbedaan nama, penyelenggara, maupun konsep acara merupakan hal yang wajar dan tidak seharusnya dimaknai sebagai persaingan.
Menurutnya, fokus utama dari seluruh elemen adalah menjaga kebudayaan Cilegon dan Banten tetap hidup, berkembang, serta dikenal oleh masyarakat dunia. Dukungan terhadap sinergi tersebut disampaikan oleh Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Cilegon, Abdul Rojak, dan Ketua Dewan Kebudayaan Kota Cilegon, Ayatullah Khumaeni. Pihaknya menyambut positif pelaksanaan Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 sebagai langkah memperkuat eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Sementara itu, Maestro Budaya Kota Cilegon, Abah Jamhari Sakti, berpesan agar seluruh pegiat budaya menjaga persaudaraan karena memiliki tanggung jawab bersama dalam merawat tradisi leluhur. Ajang Banten International Pencak Silat Heritage Week 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 13–15 November 2026 dan akan dihadiri oleh delegasi dari lima negara, yakni Malaysia, Singapura, Italia, Belanda, dan Prancis.
Rangkaian acara berskala internasional tersebut mencakup, Pencak Silat Maestro dan Golok Pusaka, Sultan Hasanuddin Journey, Banten Heritage Walk, hingga Parade Budaya. Di sisi lain, Golok Day tetap menjadi wadah apresiasi terhadap golok dan pencak silat sebagai identitas sejarah serta budaya masyarakat Banten.
Pertemuan silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Kasat Intel Polres Cilegon AKP Riswan Wijaya, Ketua FPSTI Banten Bambang Andrianto, Sekretaris Jenderal IPSI Kota Cilegon Fatur R. Sadely, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon Tengku Herrysyah Putra, Kabid Kebudayaan Dindikbud Kota Cilegon Eva Warni, serta perwakilan Forum Wartawan Kebudayaan (FORWARD).
Acara diakhiri dengan doa bersama untuk kesuksesan dan kelancaran seluruh agenda kebudayaan di Kota Cilegon dan Provinsi Banten.

