HUT Kota Cilegon ke-26, Moment Refleksi dan Inevtarisir Persoalan Pembangunan ke Depan

CILEGON – Wali Kota Cilegon, Robinsar, menekankan pentingnya refleksi dan inventarisasi persoalan dalam membangun Kota Cilegon ke depan. Hal ini disampaikan dalam rapat paripurna yang membahas pencapaian awal kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota, Minggu (27/4/2025) di Ruang Rapat Paripurna.

Robinsar menuturkan, selama dua bulan masa kepemimpinan, banyak tantangan yang masih menjadi (PR), termasuk persoalan infrastruktur, pengangguran, dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ia mengaku, saat ini belum saatnya berbicara soal pencapaian besar, sebab pemerintahannya masih dalam tahap awal proses pembangunan.

“Betul kami sudah berbuat sesuatu, tapi pasti belum maksimal, belum langsung menyentuh kebutuhan masyarakat karena masih berproses,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Robinsar menegaskan bahwa pihaknya bersama Wakil Wali Kota berkomitmen membangun Kota Cilegon bukan hanya dengan dua kepala, melainkan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Setiap ide dan gagasan yang konstruktif dari masyarakat, termasuk dari organisasi perangkat daerah (OPD) maupun media, akan diterima dan dipertimbangkan.


Salah satu fokus utama yang disoroti adalah permasalahan pengangguran. Menurutnya, pembangunan infrastruktur lebih mudah direncanakan dan dikerjakan dibandingkan dengan mengatasi tingkat pengangguran, yang membutuhkan strategi konkret dan kerja sama berbagai pihak.

Selain itu, Robinsar menyoroti pentingnya pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU) dan Pelabuhan Warnasari. Keduanya dinilai penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan PAD Kota Cilegon.

“Dengan adanya JLU, akan tumbuh investasi, PBATB, PBB, dan berbagai peluang ekonomi lainnya,” jelas Robinsar. Ia memperkirakan biaya pembangunan JLU mencapai sekitar Rp650 miliar, termasuk pembebasan lahan.

Mengenai Pelabuhan Warnasari, Robinsar mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya mendorong percepatan pembangunan dengan melibatkan pemerintah pusat dan investor. Ia menyebut bahwa kunci utama saat ini adalah mencari investor yang berminat, baru kemudian melangkah ke pembahasan regulasi dan perizinan.

Terkait usulan pembentukan tim percepatan pembangunan pelabuhan, Robinsar menyatakan hal itu akan disesuaikan dengan situasi dan urgensi di lapangan. Jika dibutuhkan, tim percepatan akan segera dibentuk untuk memperlancar proses pembangunan.

Rapat paripurna ini menjadi momen penting untuk menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Cilegon dalam mendengar aspirasi masyarakat dan mewujudkan pembangunan yang merata serta berkelanjutan.

Reporter : Deka Mulyana

Editor : R Hartono

Leave A Reply

Your email address will not be published.