Jadi Tuan Rumah POPDA XII dan PEPARPEDA IX Banten 2026, Pemkot Cilegon Matangkan Kesiapan Pelaksanaan
CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon terus mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) IX Banten Tahun 2026. Hingga saat ini, kesiapan pelaksanaan disebut telah mencapai sekitar 70 persen.
Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Ade Setia Putra, usai rapat persiapan pelaksanaan POPDA dan PEPARPEDA, Selasa (19/5/2026).
Aziz mengatakan, Kota Cilegon sebagai tuan rumah telah menyiapkan berbagai kebutuhan mulai dari venue pertandingan, akomodasi atlet, hingga pelaksanaan kick off kegiatan. “Cilegon menjadi tuan rumah POPDA ke-12 tahun 2026 dan kami dari panitia pelaksana sudah membahas berbagai persiapan. Mulai dari rencana kick off pada Minggu, 24 Mei, kemudian pembukaan tanggal 11 dan penutupan tanggal 17,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan POPDA akan berlangsung pada 11 hingga 17 Juni 2026 dengan mempertandingkan sebanyak 26 cabang olahraga di sejumlah venue yang tersebar di Kota Cilegon. “Venue yang digunakan ada sekitar 15 sampai 20 lokasi, karena ada satu venue yang digunakan lebih dari satu cabang olahraga. Contohnya di stadion ada sepak bola, menembak, dan atletik,” katanya.
Menurut Aziz, sebagian besar venue yang digunakan merupakan fasilitas milik Pemerintah Kota Cilegon dan sebagian lainnya merupakan dukungan dari pihak perusahaan. “Venue yang digunakan gratis. Kita dibantu oleh teman-teman perusahaan yang menyediakan tempat,” ucapnya.
Aziz menuturkan, seluruh venue dan fasilitas pertandingan juga telah disurvei oleh panitia dari Provinsi Banten dan dinilai sebagian besar siap digunakan. “Alhamdulillah sebagian besar sudah siap. Hari Jumat nanti akan ada gladi untuk kick off, lalu hari Minggu dilakukan kick off sebagai pengenalan bahwa POPDA ada di Cilegon sekaligus memperkenalkan maskot,” jelasnya.
Ia menambahkan, maskot POPDA XII Banten 2026 menggunakan Burung Merak yang dipilih sebagai ikon khas Cilegon, khususnya wilayah Pulomerak. Selain persiapan teknis pertandingan, Pemkot Cilegon juga melibatkan berbagai pihak termasuk industri dalam mendukung pelaksanaan ajang olahraga pelajar tersebut. “Karena anggaran terbatas, ada beberapa bantuan dari perusahaan, termasuk dukungan venue dan kebutuhan lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Cilegon, Sakri Jasiman mengatakan, atlet Kota Cilegon nantinya akan dipusatkan di Hotel Royal selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. “Kalau untuk atlet, selama pelaksanaan nanti kita menginap di hotel. Atlet Kota Cilegon semuanya ditempatkan di Hotel The Royal,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk mobilitas atlet menuju venue pertandingan, pihaknya juga meminta dukungan kendaraan operasional dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga armada Trans Cilegon. “Kita juga meminta bantuan dari OPD untuk meminjamkan kendaraan operasional. Bahkan Trans Cilegon juga akan digunakan, terutama untuk cabang olahraga beregu seperti sepak bola, hoki, voli, dan basket yang membutuhkan bus,” ujarnya.
Sakri mengungkapkan, total anggaran pelaksanaan POPDA dan PEPARPEDA tahun ini mencapai Rp5 miliar yang bersumber dari APBD murni Tahun 2026. “Anggaran Rp5 miliar itu bukan hanya untuk penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga termasuk persiapan atlet Kota Cilegon, penginapan, makan minum, sarana prasarana, hingga kebutuhan venue,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui anggaran tersebut masih belum mencukupi kebutuhan keseluruhan pelaksanaan kegiatan. “Awalnya kami mengajukan sekitar Rp7 miliar untuk memenuhi seluruh kebutuhan persiapan dan pelaksanaan POPDA,” ungkapnya.
Karena itu, pihaknya berupaya memaksimalkan dukungan dari sektor industri untuk memenuhi kebutuhan promosi maupun operasional yang belum teranggarkan.
Selain itu, Sakri menyebut pembinaan atlet Kota Cilegon juga terus berjalan melalui masing-masing pengurus cabang olahraga. “Untuk training center atlet, saat ini sudah berjalan di ven
(Dk)
