CILEGON — Ketua PMII Kota Cilegon, Nadiya Apriliya, mengapresiasi capaian kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,75 triliun pada tahun buku 2025, berbalik dari posisi rugi pada tahun sebelumnya.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan melalui Bursa Efek Indonesia, perbaikan kinerja tersebut juga diikuti peningkatan volume penjualan yang cukup signifikan. Hal ini dinilai sebagai sinyal positif bagi industri baja nasional, khususnya di Kota Cilegon sebagai basis industri strategis.
“Ini tentu menjadi kabar baik bagi industri dan masyarakat Cilegon. Artinya, ada tanda-tanda pemulihan yang cukup kuat,” kata Nadiya dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).
Meski demikian, Nadiya mengingatkan bahwa capaian tersebut perlu dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat fondasi bisnis perusahaan secara berkelanjutan. Ia menilai, kontribusi dari langkah restrukturisasi keuangan menunjukkan bahwa proses pemulihan masih perlu diiringi penguatan kinerja operasional.
“Ke depan, penguatan pada bisnis inti menjadi penting agar kinerja perusahaan tidak hanya bergantung pada faktor non-operasional, tetapi benar-benar ditopang oleh daya saing industri,” ujarnya.
PMII Kota Cilegon juga mendorong PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk terus meningkatkan efisiensi produksi, menjaga stabilitas keuangan, serta memperluas kontribusi terhadap masyarakat, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi lokal.
Nadiya menegaskan, pihaknya akan terus berperan sebagai mitra kritis-konstruktif dalam mengawal perkembangan industri strategis di daerah, guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
(***)
