Antrean Truk Solar Tutup Badan Jalan, Dishub dan Satlantas Cilegon Panggil Pengusaha SPBU

CILEGON — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon bersama Satlantas Polres Cilegon menggelar rapat koordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Tanjung Gerem serta para pengusaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kantor Dishub Kota Cilegon, Senin (24/8/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri, ini digelar untuk menyikapi maraknya antrean kendaraan truk dan angkutan barang pengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang kerap meluber hingga memakan bahu dan badan jalan.

Permasalahan kemacetan akibat antrean solar ini menjadi perhatian serius dari Wali Kota Cilegon, Robinsar, serta banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang merasa terganggu. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi ini dikhawatirkan menimbulkan berbagai dampak krusial, di antaranya:

° Penyempitan kapasitas jalan yang menghambat pergerakan local traffic.

° Terganggunya aktivitas ekonomi dan distribusi barang masyarakat sekitar.

° Potensi hambatan akses kendaraan darurat, seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

° Meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan yang parkir di badan jalan.Dalam pertemuan itu, sejumlah langkah penanganan konkret dirumuskan bersama lintas instansi.

Kaur Lantas Iptu Eko, yang mewakili Kasatlantas Polres Cilegon, meminta para pemilik SPBU untuk lebih peduli dengan turun langsung ke lapangan serta menambah personel keamanan (security). Pihaknya menegaskan siap menindak tegas pengemudi bandel yang menolak mengikuti arahan petugas.

Senada dengan Eko, Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (Manrek) Dishub Cilegon, Faturohman, mengimbau para pemilik SPBU agar proaktif menyediakan fasilitas pendukung pengaturan lalu lintas, seperti rambu portabel, barrier (pembatas), dan kerucut lalu lintas (traffic cone). “Tentunya kita berharap, pihak SPBU juga menyiapkan rambu, agar pengendara yang melintas menjadi tidak terganggu dan menyebabkan kemacetan yang makin parah,” tegas Fatur.

Sementara itu, Perwakilan Pertamina Patra Niaga, Robi Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya telah menaikkan suplai BBM pada tahun 2026 ini jika dibandingkan tahun sebelumnya. Guna mengatasi sisa kendala di lapangan, Pertamina menyarankan agar Pemkot Cilegon melalui Dishub segera mengirimkan surat resmi kepada Dinas ESDM Provinsi Banten untuk mengajukan penambahan kuota pasokan solar ke Kota Cilegon.

Di akhir pertemuan, seluruh stakeholder menyatakan komitmen dan kesepakatannya untuk terus berkoordinasi serta bekerjasama secara optimal guna mengatasi dan meminimalisir dampak kemacetan akibat antrean BBM tersebut.

Editor : R Kalista

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *