Pemkot Cilegon Dorong Kemitraan UMKM dengan Industri Besar, Sekda: Wali Kota Permudah Akses Permodalan
CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon terus mendorong penguatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas melalui program pembinaan berjenjang. Setelah mengikuti rangkaian pelatihan sejak April lalu, sebanyak 50 pelaku UMKM terpilih kini siap bermitra dengan industri besar.
Acara ini berlangsung di Ballroom The Royale Krakatau, Kota Cilegon, pada Kamis, 13 November 2025, dan menjadi puncak dari proses panjang pelatihan yang mencakup manajemen usaha, teknis produksi, keuangan, perizinan produk, hingga strategi pemasaran.
Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Maman Mauludin, menjelaskan bahwa pelaku UMKM yang ikut program ini telah melalui tahapan seleksi ketat. “Dari sekitar 300 peserta yang kita latih, kemudian kita saring lagi hingga mendapatkan 50 UMKM terbaik yang siap bermitra. Karena UMKM juga harus matching dengan usaha besar agar saling menopang, sehingga tidak mengalami kesulitan dalam pengembangan,” ujarnya.
Maman menambahkan, salah satu bentuk dukungan nyata dari pemerintah adalah penyediaan akses permodalan melalui BUMD Bank BPRS Cilegon Mandiri (BPRSCM). “Walikota memberikan kebijakan permodalan UMKM sebesar Rp10 juta tanpa bunga selama satu tahun. Jadi aksesibilitas UMKM dalam hal keuangan kita bantu juga,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Cilegon, Didin S. Maulana, menuturkan bahwa program pelatihan ini merupakan hasil pembinaan yang berjenjang sejak Juni.
“Pelatihannya mencakup manajemen, pasar, keuangan, teknis, hingga sertifikasi usaha. Akhirnya, kita matching-kan dengan perusahaan yang ada di Cilegon. Dari 300 lebih peserta, diseleksi kembali menjadi 50 yang benar-benar siap bermitra dengan pemerintah,” tuturnya.
Menurut Didin, sektor kuliner masih mendominasi peserta program ini. “Yang paling banyak itu usaha kuliner, catering, jasa menjahit, service AC, hingga barista. Bahkan kita sudah siapkan 20 barista bersertifikat BNSP. Hari ini hadir sekitar 20 perusahaan, dan besok akan ada tambahan dari restoran serta hotel, jadi total bisa mencapai 60 hingga 100 perusahaan yang akan diajak bermitra,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, Pemkot Cilegon berharap pelaku UMKM dapat memperluas jejaring bisnisnya dan memperkuat posisi dalam rantai pasok industri besar di daerah tersebut.
(Dk)
