Robinsar Tekankan Transparansi Penganggaran Pokir Demi Tingkatkan MCP KPK Cilegon
CILEGON – Wali Kota Cilegon, Robinsar, menekankan pentingnya perbaikan di tahap perencanaan dalam pembahasan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna yang digelar di Aula DPRD Kota Cilegon, Senin (6/4/2026).
Menurut Robinsar, secara angka capaian saat ini masih perlu ditingkatkan, sehingga perbaikan terus dilakukan terutama pada tahapan perencanaan pembangunan.
“Memang selama ini kalau kita bicara angka, posisi kita masih di bawah. Karena itu, kita terus melakukan perbaikan, terutama pada tahapan perencanaan,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah teknis yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon.
“Artinya, banyak tahapan yang kita lakukan secara teknis sudah sesuai dengan arahan dan harapan,” katanya.
Selain itu, Robinsar juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia menyebut, seluruh tahapan harus berjalan sesuai jalur dan jadwal yang telah ditetapkan.
“MCP KPK ini menjadi perhatian kita. Penilaiannya tidak hanya satu aspek, tapi mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan,” jelasnya.
Ia menegaskan, setiap tahapan sekecil apa pun memiliki peran penting dan harus dijalankan sesuai regulasi yang berlaku.
“Semua proses harus transparan, tepat waktu, dan sesuai mekanisme, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga penetapan,” tegas Robinsar.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pokir DPRD harus selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), agar program pembangunan dapat berjalan sejalan antara eksekutif dan legislatif serta sesuai kebutuhan masyarakat.
“Dengan begitu, pokir yang diusulkan benar-benar bisa memberikan manfaat dan tepat sasaran bagi masyarakat,” pungkasnya.
(Dk)
