Pemindahan Makam Eks Bunder Ciwandan Berlangsung Kondusif, PT GJI Siapkan Lahan Pengganti 8.000 Meter

CILEGON — Proses pemindahan puluhan makam warga di kawasan eks Bunder, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, berlangsung lancar dan khidmat pada Rabu (9/9/2026). Relokasi ini dilaksanakan berdasarkan kesepakatan antara pengelola kawasan, pemerintah daerah, dan ahli waris guna mendukung percepatan penataan serta pengembangan infrastruktur wilayah.

Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan dan Permukiman Kota Cilegon sekaligus Ketua Panitia Pembongkaran Makam, Edi Hendarto, menyampaikan bahwa seluruh kerangka jenazah dipindahkan secara bertahap menuju lokasi pemakaman baru di Link Linggarjati, Kelurahan Kepuh. “Saat ini kami bersama seluruh pemangku kepentingan dan keluarga ahli waris sudah memulai proses penggalian makam yang akan dipindahkan ke Link Linggarjati,” ujar Edi di lokasi eks bunder.

Edi menjelaskan, lahan makam lama di eks Bunder memiliki luas sekitar 2.000 meter persegi. Lahan pengganti di Link Linggarjati disiapkan seluas 8.000 meter persegi dan akan dilengkapi dengan sarana pendukung seperti akses jalan, lampu penerangan, serta rencana pembangunan musala dan ruang kesekretariatan.

Sementara itu, Direktur PT Growth Java Industry, David Cornelius, mengatakan pihak perusahaan menyediakan lahan pengganti seluas empat kali lipat dari area semula dengan kondisi tanah yang rata dan aman dari potensi banjir. “Kami menyiapkan lahan yang masih berada di kelurahan yang sama, yaitu Link Linggarjati. Lahan ini diperuntukkan bagi masyarakat asli terdampak relokasi,” kata David.

David menambahkan, pihak perusahaan juga membantu pengurus makam merancang tata letak pemakaman baru yang diproyeksikan mampu menampung hingga 3.920 makam. Berdasarkan pendataan awal bersama warga setempat, saat ini teridentifikasi sebanyak 42 makam di area eks Bunder.

Pemerintah Kelurahan Kepuh memastikan seluruh rangkaian prosesi, mulai dari pendataan, perizinan, pembacaan doa, hingga pemakaman ulang, dijalankan sesuai syariat Islam dan norma keagamaan. Pembongkaran hingga pemakaman kembali turut disaksikan oleh para ahli waris, tokoh agama, serta aparat keamanan guna menjamin transparansi dan ketertiban.

Seluruh kebutuhan logistik, nisan baru, hingga armada transportasi prosesi dipenuhi oleh pihak penyelenggara. Setelah seluruh tahap relokasi rampung, area eks Bunder akan diserahterimakan untuk melanjutkan tahapan pembangunan kawasan.

Editor : R Kalista

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *