Anggota DPR RI Dapil Banten II Edison Sitorus Perluas Layanan Kemanusiaan, Siapkan 11 Unit Armada Ambulans Gratis Untuk Warga

CILEGON — Anggota DPR RI Dapil Banten II, Edison Sitorus, bakal memperluas akses kesehatan dan layanan kemanusiaan bagi masyarakat di wilayah dapilnya yakni Banten II (Cilegon-Kab.Serang-Kota Serang). Berawal dari inisiatif pribadi menggunakan satu unit kendaraan pada tahun 2021, dan dampak positifnya begitu terasa dalam membantu persoalan kemanusiaan itu, akhirnya Edison resmi menambah 10 armada baru yang akan dilaunching dalam waktu dekat.

Inisiatif kepedulian dari anggota komisi XIII ini dirasa memberikan banyak manfaat nyata bagi masyarakat luas, di mana mayoritas pemanfaatannya tidak hanya untuk pengantaran jenazah, tetapi juga mendominasi kebutuhan darurat pengantaran warga yang sakit.

Distribusi Wilayah Operasional

Untuk memaksimalkan jangkauan pelayanan di tengah masyarakat, ke-11 unit armada ambulans gratis tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah strategis:

° Kabupaten Serang: 5 unit

° Kota Cilegon: 3 unit, dan

° Kota Serang: 2 unit

“Selain melayani rute lokal di sekitar wilayah tersebut, layanan ini juga kerap membantu evakuasi medis jarak jauh atas permintaan warga hingga ke luar provinsi, seperti ke Jakarta, Lampung, bahkan Pekanbaru,” ujar Edison di rumah Aspirasinya Samangraya Cilegon, Senin (27/7/2026).

Skema Layanan dan Dukungan Sponsor

Dia menambahkan, dalam operasional hariannya nanti, fasilitas unit ambulans, sopir, serta bahan bakar minyak (BBM) digratiskan sepenuhnya untuk cakupan wilayah lokal yang telah ditentukan. Sementara itu, untuk pengantaran jarak jauh ke luar kota, operasional seperti bahan bakar dikondisikan secara fleksibel guna memastikan pasien tetap dapat terlayani dengan baik.

Program kemanusiaan ini turut didukung oleh sejumlah pihak sponsor, di antaranya PT Hafis Nuryatama Kontruksi, CV Hafis Nuryatama Kontruksi, PT Hafis Logistik Service dan PT Mega Qianzi Crane.

Edison Sitorus menegaskan bahwa gerakan ini murni merupakan bentuk sedekah pribadi. Program ini sengaja tidak menyertakan atribut atau logo lembaga legislatif maupun instansi pemerintah agar gerakan sosial ini murni dirasakan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan tanpa persepsi politis atau kedinasan.

Editor : R Kalista

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *