Pipa Turbin Uap PT MCCI Semburkan Asap Putih, Warga Sekitar Panik Akibat Bau Menyengat

0

CILEGON — Area pabrik kimia PT Merak Chemicals Indonesia (MCCI) yang berlokasi di Kota Cilegon sempat digegerkan oleh kemunculan semburan putih membubung tinggi ke udara pada Senin (25/5/2026) siang sekitar pukul 12.30 WIB. Insiden yang berlangsung selama kurang lebih 15 hingga 20 menit tersebut sempat memicu kepanikan luar biasa bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan industri.

Kepanikan warga mulai memuncak saat semburan putih tebal tersebut disertai dengan embusan bau menyengat yang menusuk hidung. Kondisi ini membuat sejumlah warga di sekitar pemukiman keluar rumah dengan raut wajah panik, bahkan beberapa di antaranya mengeluhkan sesak napas dan mual akibat aroma tajam yang tiba-tiba menyelimuti udara.

Keadaan sempat tegang karena warga mengkhawatirkan adanya kebocoran gas atau zat kimia berbahaya dari dalam area pabrik.
Menanggapi situasi darurat tersebut, pihak manajemen PT MCCI langsung bergerak cepat melakukan klarifikasi. Public Relations PT MCCI, Dimas Saputro, menegaskan bahwa semburan berwarna putih yang membubung ke atas itu bukanlah kebocoran bahan kimia, melainkan uap air yang dipicu oleh aktivitas pada sistem turbin uap (steam turbine).

“Itu katanya efek dari steam turbine kami. Yang ke atas tadi, yang warna putih, itu adalah air. Memang benar kalau yang di dalam tadi itu air, dari efek di pipa yang itu tadi, dia menyembur sampai ke atas dan menimbulkan warna putih. Tapi tidak lama, sekitar 15 atau 20 menit sudah hilang karena memang dia air,” ujar Dimas saat memberikan keterangan kepada awak media di lokasi kejadian.

Meskipun perusahaan mengklaim kondisi operasional bagian dalam telah dikendalikan melalui prosedur penanganan keselamatan (safety treatment), Dimas mengakui pihaknya masih menginvestigasi asal-usul bau menyengat yang sempat memicu keresahan warga. Ia memastikan produk utama PT MCCI, yakni Purified Terephthalic Acid (PTA) yang berbentuk bubuk putih mirip tepung, tidak mengalami kebocoran.

Untuk meredam kepanikan dan melindungi warga dari paparan bau, PT MCCI langsung menyalurkan bantuan masker gratis melalui koordinasi dengan perangkat RT dan RW setempat. Perusahaan juga langsung menempatkan satu unit armada ambulans di sekitar pemukiman guna memberikan pertolongan medis respons cepat bagi warga yang mengalami gejala gangguan pernapasan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya dan apa pun yang sudah terjadi. Kami mohon maaf sebesar-besarnya. Tentu kita memang harus bertanggung jawab sama masyarakat. Makanya kita sudah siapkan ambulans, preventif kita bagikan masker juga,” tambah Dimas.

Bagi warga yang mengalami keluhan kesehatan lebih lanjut, PT MCCI berjanji akan bertanggung jawab penuh dan telah menyiapkan jalur rujukan medis secara berjenjang melalui RT/RW, Kelurahan, Puskesmas, hingga penanganan intensif di Rumah Sakit Krakatau Medica (RSKM).

Guna mengantisipasi risiko lebih lanjut, pihak manajemen juga telah memulangkan para pekerja dari area terdampak sejak siang tadi. Saat ini, situasi di sekitar pemukiman perlahan mulai tenang, sementara investigasi teknis mendalam masih berjalan di dalam pabrik dengan pengawalan ketat dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Polres Cilegon, Kodim Kota Cilegon, serta jajaran pemerintah daerah setempat.

(Dk)


Leave A Reply

Your email address will not be published.