Jelang HUT Cilegon ke-27, Diskominfo: Penertiban Kabel Fiber Optic Masuki Tahap Akhir, Wajah Kota Makin Estetik
CILEGON – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Kota Cilegon memasuki tahap akhir penertiban kabel udara sepanjang 7 kilometer. Program penataan dan pembersihan kabel internet atau fiber optic (FO) yang membentang di sepanjang jalan protokol itu ditarget selesai sebelum Hari Ulang Tahun Kota Cilegon ke-27 yang akan berlangsung pada Akhir April 2026 ini.
Langkah ini diambil sebagai upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam meningkatkan estetika kota serta menjamin keselamatan warga dari ancaman kabel menjuntai.
Kepala Diskominfo Kota Cilegon, Agus Zulkarnain, menyatakan bahwa proses penataan ini dilakukan bersama dengan APJATEL (Asosiasi Penyelenggaran Jaringan Telekomunikasi) untuk melakukan perapihan kabel-kabel yang menganggu estetika bahkan terkadang membahayakan pengguna jalan.
“Program realokasi kabel bawah tanah ini bukan sekadar urusan keindahan visual, melainkan juga bagian dari visi Cilegon menuju Smart City. Penataan infrastruktur digital yang rapi tentu akan mempermudah maintenance (pemeliharaan) jika terjadi gangguan jaringan, sehingga layanan internet ke masyarakat tetap stabil,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Agus juga mengimbau kepada seluruh provider untuk secara mandiri melakukan pengecekan terhadap aset mereka. Bagi masyarakat yang menemukan kabel menjuntai atau membahayakan di jalan protokol diharapkan segera melapor melalui kanal pengaduan resmi pemerintah kota.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Kota Cilegon, Tb. Sofat, menjelaskan bahwa saat ini progres pengerjaan telah memasuki tahap identifikasi vendor dan pembersihan kabel yang sudah tidak berfungsi (dead cable).
“Saat ini sedang melakukan penyisiran intensif di sepanjang jalur utama. Kami menargetkan perapihan kabel ini selesai sebelum Hari Ulang Tahun Kota Cilegon yang ke -27 April akhir ini,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan pihak APJATEL terus diperketat agar proses perapihan tidak mengganggu layanan internet publik.
Begitupun kordinasi dengan pihak PLN agar tidak banyak kabel yang semrawut dan menggangu estetika dan keselamatan warga.
“Target kami adalah meminimalisir gangguan visual di langit Cilegon. Progres di jalan protokol akan menjadi pilot project, sebelum nantinya kita perluas ke area pemukiman dan zona industri,” pungkasnya.
(Dk)
