CILEGON – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cilegon menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak banjir di sejumlah wilayah di Kota Cilegon. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut merupakan hasil dari kegiatan open donasi di lampu merah dan sumbangan masyarakat lainnya yang sebelumnya dilakukan oleh GMNI Cilegon dan berbagai pihak yang turut peduli terhadap kondisi warga terdampak banjir.
Ketua DPC GMNI Cilegon Andriansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata peran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat yang harus hadir di tengah-tengah rakyat, terutama ketika terjadi bencana.
“GMNI sebagai organisasi mahasiswa yang berlandaskan nilai-nilai marhaenisme merasa terpanggil untuk melaksanakan aksi kemanusiaan untuk masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat banjir. Ini adalah bentuk solidaritas dan gotong royong untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan, GMNI Cilegon juga melakukan dialog dengan warga untuk mendengarkan langsung keluhan serta kebutuhan masyarakat pasca banjir. Mahasiswa menilai bahwa penanganan banjir harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terus berulang.
GMNI Cilegon juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial dalam membantu para korban bencana. Dengan semangat gotong royong, diharapkan masyarakat yang terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
“Harapan kami bantuan ini dapat sedikit membantu meringankan beban warga. Kami juga berharap pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang lebih serius dan berkelanjutan dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Cilegon,” Tutup Adriansyah.
(***)
