Rakor Hadapi Moment Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Pemkot dan Polres Cilegon Pastikan Stok Aman hingga Antisipasi Penimbunan

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon bersama jajaran Forkopimda menggelar rapat koordinasi persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Aula Wicaksana Laghawa, Polres Cilegon, Kamis (19/2/2026).

Rapat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, dinas-dinas terkait, ASDP, Tanjung Gerem, MUI, FKUB, serta FSPP Serang dan Cilegon.Asisten Daerah (Asda) II Setda Kota Cilegon, Dana Sujaksani, mengatakan rapat tersebut bertujuan memastikan kesiapan stok pangan dan stabilitas harga menjelang Ramadan.

“Berdasarkan paparan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, stok dalam kondisi aman dan harga relatif terjangkau. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Bulog dan stakeholder terkait. Jika ada indikasi ketidakstabilan harga, kami akan segera turun tangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui Satgas Pangan, pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar untuk memastikan tidak terjadi kenaikan harga yang tidak wajar maupun kekurangan stok. Bersama Kapolres dan Dandim, pemerintah akan turun langsung ke lapangan.Komunikasi dengan Perum Bulog juga telah dilakukan sejak Januari. Pada prinsipnya, Bulog siap memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Cilegon selama Ramadan.

Mengantisipasi dinamika kenaikan harga di awal Ramadan, Pemkot Cilegon akan menggelar operasi pasar di beberapa titik bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Pertanian.

“Sejauh ini tidak ada komoditas yang sulit, namun tetap kami antisipasi jika di tengah Ramadan terjadi pengurangan stok,” katanya.

Selain memastikan ketersediaan bahan pokok, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga menjadi perhatian. Pemerintah bersama aparat akan meningkatkan patroli gabungan antara Polres, Kodim, dan Satpol PP untuk mengantisipasi gangguan seperti perang sarung, balap liar, hingga pencurian rumah kosong.

“Kami juga akan mengaktifkan kembali siskamling. Daripada menunggu waktu tarawih atau sahur, lebih baik diisi dengan ronda menjaga keamanan lingkungan,” tambah Dana.

Sementara itu, Wakapolres Cilegon KOMPOL M. Rizki Salatun, S.IK., menegaskan bahwa operasi pasar dan pengawasan distribusi sudah berjalan.“Satgas Pangan bersama Pemerintah Kota Cilegon sudah bergerak sejak kemarin dan akan terus kami lanjutkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan selama Ramadan berpotensi memicu praktik penimbunan barang. Karena itu, kepolisian akan melakukan pengecekan ke distributor dan gudang penyimpanan, termasuk gudang Bulog.

“Jika ada informasi atau indikasi penimbunan, tentu akan kami dalami dan tindak lanjuti sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Terkait minyak goreng yang terindikasi langka di pasaran, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk memastikan apakah terjadi kendala distribusi atau ada indikasi pelanggaran.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, diharapkan masyarakat Kota Cilegon dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman, nyaman, serta tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pokok.

(Dk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.