Gandeng Kejari, Dinas Perdagangan Kota Cilegon Gelar Pelatihan bagi Petugas Kolektor Pasar
CILEGON – Guna lebih memahami tugas pokok dan fungsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan transparansi di sektor pasar tradisional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon menyelenggarakan pelatihan bagi petugas kolektor yang bertugas di seluruh pasar tradisional di Cilegon. Acara ini berlangsung pada hari Selasa (2/9/2025) kemarin, bertempat di aula Diskominfo.
Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) petugas kolektor dalam mengelola retribusi dan administrasi pasar. Diharapkan, dengan bekal ilmu yang memadai, para petugas dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih profesional, akuntabel, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Cilegon Fitriadi Achmad menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilegon sebagai narasumber. Kehadiran perwakilan dari Kejari Cilegon ini sangat strategis, mengingat mereka dapat memberikan pemaparan mengenai aspek hukum dan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan daerah.
Materi yang disampaikan mencakup hal-hal yang berkaitan dengan pencegahan tindak pidana korupsi serta konsekuensi hukum yang mungkin timbul jika terjadi penyimpangan.
Fitriadi Achmad, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk membenahi manajemen pasar. “Pelatihan ini adalah langkah awal. Kami berharap para petugas kolektor dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk menciptakan tata kelola pasar yang lebih baik,” ujarnya.
“Dengan adanya kolaborasi bersama Kejaksaan, kami ingin menegaskan komitmen untuk mewujudkan sistem yang bersih dan bebas dari praktik-praktik ilegal.” Tambahnya.
Diketahui, sebanyak 30 orang yang bertugas sebagai kolektor mengikut pelatihan tersebut.Pelatihan diharapkan dapat menjadi momentum positif bagi seluruh jajaran Disperindag dan para petugas pasar untuk bekerja sama membangun pasar tradisional Cilegon yang modern, tertib, dan tepercaya di mata masyarakat serta mengoptimalkan pendapatan daerah dari segi retribusi.
Reporter : D Mulyana
Editor : R Hartono
