CILEGON – Politisi muda asal Fraksi Gerindra Kota Cilegon, Aflahul Aziz Ahmad akan melakukan inspeksi mendadak terkait menjamurnya toko waralaba yang ada di Kota Cilegon. Hal itu disampaikan usai rapat dengar pendapat bersama OPD DPMPTSP dan Disperindag, Kamis (13/2/2025).
Menurutnya, inisiatif rdp digelar bersama opd terkait lantaran maraknya toko waralaba saat ini. Sehingga, perlu dipastikan apakah keberadaannya sudah sesuai dengan ketentuan atau tidak. Kemudian, bagaiman dengan keberpihaknnya terhadap pelaku UMKM lokal.
Berdasarkan keluhan masyarakat dan hasil peninjauan di wilayahnya, masih ada toko waralaba yang belum maksimal mengakomodir UMKM lokal, seperti halnya tenan-tenan yang berada di depan toko waralaba yang disewa UMKM masih dipungut sewa tempat.
Karena itu dia menegaskan sekaligus menghimbau kepada seluruh waralaba yang ada wajib mengutamakan kearifan lokal agar memiliki efek positif serta menciptakan iklim usaha yang sehat khususnya di kota Cilegon.
“Kita ingin memastikan apakah semua waralaba yang sedang exsisting itu sudah mengantongi izin atau belum?, ujar Aziz, panggilan akrab Aflahul Aziz Ahmad
Karena itu, berdasarkan keluhan yang ada, dan sebagai representasi dari masyarakat cilegon, dirinya berencana akan melakukan inspeksi mendadak, bagaiman status perizinan toko-toko waralaba tersebut, sekaligus memastikan sejauhmana memberikan ruang usaha bagi palaku UMKM lokal.
“Makanya kita berencana akan melakukan sidak dan memanggil semua pemilik toko waralaba yang ada di cilegon bersama opd teknis ihwal waralaba tersebut,” tambah Aziz.
Berdasarkan data yang ada, jumlah toko waralaba seperti Indomart dan Alfamart di kota cilegon pada tahun 2017 tercatat sebanyak 120 toko. Tahun 2020 bertambah menjadi 158 toko. Sementara pada tahun 2022 juga terus mengalami peningkatan menjadi sebanyak 168 toko. Namun, pada tahun 2023 dan 2024 Belum diketahui berapa jumlah penambahannya.
Editor : R Hartono
