Ngerabeg dan Dzikir di Malam Penghujung Tahun 2024, Warga Kapudenok Menyatu dalam Kebersamaan
CILEGON – Guna meningkatkan keimanan sekaligus menjaga kerukunan satu sama lain, warga Link Kapudenok Masjid/RT 28, menggelar dzikir bersama di Lapangan samping Madrasah Aliyah Negeri (MAN I) tepat di malam penghujung pergantian tahun 2024. Hadir pada kesempatan itu tokoh masyarakat setempat, ibu-ibu pengajian RT 27 dan RT 28.
H. Ayatullah, Ketua RT setempat memimpin acara tersebut dan memberikan sedikit tausyiah, bahwa sebagai mahluk ciptaan Nya, kita harus ingat kepada sang Kholik saat kapanpun dan di manapun.
Dalam kehidupan bermasyarakat, warga RT 28, lingkungan Kapudenok Masjid menyatukan fikiran dan tujuan, untuk bagaimana di moment malam pergantian tahun dapat memiliki kegiatan positif sekaligus sebagai perekat kebersamaan, saling menghargai dan menghormati satu sama lain layaknya mahluk sosial normal dengan cara berdzikir dan ngerabeg bersama.
“Dengan doa dan dzikir bersama ini, selain mengharap ampunan dari Allah SWT, kita juga mengharap keberkahan, rukun dan tentram dalam bertetangga, serta dijauhkan dari segala marabahaya,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, salah satu tokoh masyarakat setempat, H. Ma’ruf mengatakan, berkaitan dengan apa yang dilakukan pada malam ini, yakni berdzikir, merupakan hal positif dan diharapkan dapat menghapus dosa yang telah diperbuat baik secara disengaja maupun tidak.
“Barang siapa mengucap lailahailallah, maka dia akan masuk syurga. Semoga dengan kebersamaan dalam berdoa ini, kita semua termasuk dalam golongan yang dimasukan dalam Syurga Nya, aminn,” ujarnya.
Karena itu dia berharap, kegiatan seperti itu perlu terus ditingkatkan, sebagai bentuk perbaikan diri dan bekal amal perbuatan di akhirat kelak. Usai dzikir dilakukan, warga langsung disuguhi makan bersama (ngerabeg) oleh para ibu-ibu yang sudah berjibaku menjadi bagian dari kelancaran acara dzikir dan makan bersama di penghujung tahun 2024.
Editor : R Hartono

