CILEGON – Seorang pemudik pengendara sepeda, Feri Sanopri (50), bakal menempuh perjalanan panjang dari Serpong menuju Palembang saat arus mudik Lebaran tahun ini. Ia tiba di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Rabu (18/3/2026) dini hari.
Nopri mengaku memulai perjalanannya dari Serpong sejak pagi hari. “Tadi saya berangkat jam 9 pagi,” ujarnya.
Ia memilih menggunakan sepeda karena melakukan perjalanan seorang diri. Menurutnya, sepeda menjadi pilihan yang lebih fleksibel untuk perjalanan jauh.
“Karena saya sendirian,” katanya.
Di tengah perjalanan, Napri mengaku tidak menjalankan ibadah puasa lantaran kondisi cuaca yang panas dan fisik yang tidak kuat.
“Oh enggak, saya batal puasa. Enggak kuat, panas,” ungkapnya.
Selama perjalanan menuju Pelabuhan Ciwandan, ia mengaku tidak mengalami kendala berarti. Kendala yang paling sering dihadapi hanya masalah teknis ringan seperti ban bocor.
“Selama ini enggak ada kendala. Paling ya ban bocor, tapi jangan sampai lah. Kalau lagi apes aja,” jelasnya.
Napri bukan kali pertama melakukan mudik menggunakan sepeda. Ia mengaku sudah beberapa kali melakukan perjalanan serupa sejak mulai menekuni hobi bersepeda pada 2017.
“Pertama kali mudik pakai sepeda itu sekitar 2018,” katanya.
Setibanya di Pelabuhan Ciwandan sekitar pukul 16.00 WIB, Napri melanjutkan perjalanan dengan menyeberang menggunakan kapal menuju Sumatera. Ia menyebut biaya penyeberangan untuk sepeda tergolong terjangkau. “Murah, sekitar Rp28.000-an,” ujarnya.
Perjalanan panjang selama empat hari tersebut menjadi bagian dari rutinitas mudik Napri yang memilih sepeda sebagai sarana transportasi utama. Meski penuh tantangan, ia tetap menikmati perjalanannya menuju kampung halaman di Palembang.
(Dk)
