CILEGON – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak guna meninjau kesiapan arus mudik di Pelabuhan Merak, Banten, Jumat (13/3/2026). Di tengah bayang-bayang kemacetan tahunan, Kapolri menekankan bahwa penambahan buffer zone dan aktivasi pelabuhan tambahan harus menjadi solusi konkret, bukan sekadar seremoni persiapan.
Dalam tinjauannya di Sosoro Mall, Sigit menggarisbawahi bahwa penumpukan kendaraan di area penyeberangan Merak-Bakauheni memerlukan penanganan yang lebih progresif. Pemerintah tahun ini mengoperasikan empat pelabuhan sekaligus, termasuk Pelabuhan Ciwandan dan Bojonegara, dengan total 14 kapal tambahan.
“Kita harapkan langkah ini benar-benar mengurai masalah klasik antrean dari tahun ke tahun. Penambahan buffer zone dan pelabuhan baru harus berfungsi optimal untuk memecah kepadatan,” ujar Sigit tegas.
Meski puncak arus mudik diprediksi jatuh pada 18 Maret, Kapolri memberikan peringatan kritis mengenai potensi “Arus Bangkitan”. Ia menginstruksikan jajarannya untuk siaga penuh mulai malam ini, mengingat adanya indikasi lonjakan pemudik yang mencuri start sejak tanggal 13 hingga 15 Maret.
Selain masalah volume kendaraan, Kapolri menyoroti dua faktor krusial yang kerap luput dari pengawasan ketat yaitu,
1. Disiplin SKB : Sigit menekankan bahwa pelaksanaan Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pengaturan lalu lintas tidak boleh hanya di atas kertas, melainkan harus dilaksanakan dengan disiplin tinggi oleh seluruh instansi di lapangan.
2. Ancaman Cuaca : Polri telah berkoordinasi untuk menyiapkan operasi modifikasi cuaca guna mengantisipasi gangguan pelayaran yang dapat menghentikan distribusi logistik dan pergerakan pemudik secara mendadak.
Kapolri juga mengkritisi pola komunikasi publik dan meminta penyediaan media center yang lebih responsif. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi real-time mengenai ketersediaan tiket daring (online) dan kondisi dermaga, guna menghindari penumpukan akibat ketidaktahuan pemudik.
“Masyarakat harus mendapatkan informasi akurat agar tidak terjebak hoaks. Pengamanan di atas kapal dan di titik rawan Kamtibmas, khususnya wilayah Lampung, juga telah kami pertebal,” tambahnya.
Pada kesempatan itu juga, Kapolri beserta stakeholder lainnya membagikan bingkisan kepada anak-anak yang hendak mengikuti perjalanan mudik bersama orangtuanya di dalam Kapal.
(Dk)
