Mudik Gratis Cilegon 2026 : Kuota Habis, 2.300 Peserta Siap Diberangkatkan 15 Maret
CILEGON – Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota Cilegon resmi ditutup setelah seluruh kuota kursi terpenuhi. Sebanyak 2.300 peserta dipastikan akan mengikuti program tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Cilegon, Heri Suheri, mengatakan pendaftaran ditutup pada Senin (9/3/2026) petang karena jumlah pendaftar sudah mencapai batas kursi yang disediakan.
“Pendaftaran sudah kami tutup kemarin karena kuota kursi yang disiapkan sudah terpenuhi,” ujar Heri, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan proses rekapitulasi data bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon serta tim pengembang aplikasi pendaftaran. Hal itu dilakukan untuk memastikan kesiapan peserta yang akan berangkat.
Menurutnya, proses verifikasi penting dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya peserta yang membatalkan keberangkatan.
“Kami sedang melakukan rekapitulasi bersama Dishub, Diskominfo dan pengembang aplikasi. Jika ada peserta yang membatalkan, biasanya akan diinformasikan kembali,” jelasnya.
Heri menambahkan, keberangkatan peserta mudik gratis dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026 sore hari. Seluruh peserta akan diberangkatkan dari halaman Kantor Pemerintah Kota Cilegon.
Pada program mudik gratis tahun ini, Pemkot Cilegon menyiapkan sekitar 50 unit bus dengan lebih dari 40 tujuan di berbagai daerah.
Adapun wilayah tujuan meliputi sejumlah kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Malang, Lamongan, Ngawi, Bojonegoro, Blitar, Kediri hingga Tulungagung. Selain itu juga terdapat tujuan di Jawa Tengah seperti Solo, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Salatiga, Boyolali, Klaten hingga Tegal dan Pekalongan.
Sementara untuk wilayah Jawa Barat, tujuan mudik mencakup Bandung, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Sumedang dan Sukabumi. Program ini juga menyediakan rute menuju Sumatera seperti Palembang, Padang dan Bandar Lampung.
Kepala Diskominfo Kota Cilegon Agus Zulkarnain menambahkan, seluruh data pendaftar yang masuk melalui sistem aplikasi akan kembali diverifikasi bersama Dishub.
“Seluruh data yang masuk melalui sistem akan kami cek kembali bersama Dishub Kota Cilegon,” katanya.
(Dk)
