Mudik Gratis 2026 Segera Dibuka, Pemkot Cilegon Siapkan 2.300 Kursi untuk 43 Kota Tujuan

CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon mematangkan persiapan program Mudik Gratis 2026 melalui rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan administratif siap sebelum program disampaikan secara luas kepada masyarakat.

Rapat yang diselenggarakan di rumah dinas Wali Kota Cilegon pada Rabu, 4 Maret 2026 tersebut turut dihadiri Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, Dinas Dukcapil, Wakil Wali Kota, serta para Asisten Daerah. Dalam pertemuan itu, berbagai kesiapan teknis, mulai dari sistem pendaftaran hingga pengaturan armada, dibahas secara rinci agar pelaksanaan berjalan optimal.

Wali Kota Cilegon menyampaikan, hasil koordinasi tersebut memastikan seluruh mekanisme pendaftaran dan jadwal keberangkatan telah difinalisasi.

Program Mudik Gratis 2026 mulai disosialisasikan hari ini. Pendaftaran dijadwalkan dibuka pada 9 Maret 2026 pukul 08.00 WIB dan akan berlangsung hingga kuota terpenuhi. Sementara itu, keberangkatan peserta ditetapkan pada 15 Maret 2026.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran kini sepenuhnya dilakukan secara daring melalui aplikasi Cilegon Juara berbasis Android. Aplikasi tersebut sudah dapat diakses masyarakat mulai hari ini.

Pemkot menargetkan penyediaan 48 hingga 50 unit bus dengan total kapasitas sekitar 2.200 sampai 2.300 kursi. Setiap Kartu Keluarga (KK) diberi kesempatan mendaftarkan maksimal empat orang. Proses pendaftaran menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan akan melalui tahap verifikasi.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan masuk ke aplikasi Cilegon Juara dan memilih kanal mudik yang tersedia. Di dalam aplikasi juga disediakan video panduan guna memudahkan proses registrasi, mengingat sistem yang diterapkan cukup ketat.

Mengantisipasi lonjakan pendaftar, kapasitas server telah ditingkatkan. Pemerintah memperkirakan jumlah peminat bisa mencapai 15.000 hingga 20.000 orang, sementara kuota tersedia sekitar 2.300 kursi.

Pendaftaran tidak lagi dilakukan secara langsung di lokasi keberangkatan. Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan pos asistensi untuk membantu warga yang mengalami kendala teknis saat mendaftar.

Pada 2026, program mudik gratis ini mencakup 43 kota yang tersebar di enam provinsi. Jumlah armada ditargetkan bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang berjumlah sekitar 47 bus. Selain dukungan APBD, program ini juga melibatkan kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari sektor industri dan perbankan.

Sebelum diberangkatkan, seluruh armada akan menjalani pemeriksaan dan uji kelaikan guna memastikan keamanan serta keselamatan para peserta selama perjalanan. Pemerintah berharap penambahan kuota tahun ini dapat memperluas manfaat program bagi masyarakat Cilegon.

(Adv)

Leave A Reply

Your email address will not be published.