Ramadan Jadi Momentum Pengabdian, PB Al-Khairiyah Ajak Mahasiswa Turun ke Masyarakat

CILEGON — Bulan suci Ramadan dimanfaatkan Pengurus Besar Al-Khairiyah untuk kembali menggerakkan mahasiswa agar lebih aktif mengabdi di tengah masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan langsung Ketua PB Al-Khairiyah, Ali Mujahidin, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan bertajuk Syiar Ramadan Al-Khairiyah (Syiramah) yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Aula Kampus Al-Khairiyah, Citangkil, Kota Cilegon, Sabtu (28/2/2026).

Ali Mujahidin yang akrab disapa H. Mumu menegaskan, mahasiswa tidak cukup hanya fokus pada ibadah personal selama Ramadan. Menurutnya, nilai utama yang perlu ditanamkan adalah kebermanfaatan sosial.

“Ramadan ini harus menjadi ruang latihan bagi mahasiswa untuk hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Program Syiar Ramadan Al-Khairiyah sendiri telah berjalan sejak 2011 dan konsisten mengirim mahasiswa ke berbagai titik pengabdian. Selama pelaksanaannya, ribuan peserta telah terlibat dan menjangkau ratusan lokasi di berbagai daerah.

H. Mumu menjelaskan, kegiatan pengabdian seperti mengajar mengaji, membantu aktivitas masjid, hingga terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan menjadi sarana pembentukan karakter mahasiswa. Dengan terjun langsung, mahasiswa diharapkan lebih siap beradaptasi dan memahami kebutuhan masyarakat setelah lulus nanti.

“Ilmu yang didapat di kampus jangan berhenti di ruang kelas. Harus ada implementasi nyata di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak, termasuk dukungan pemerintah pusat, yang selama ini turut mendorong keberlangsungan program tersebut.

Kegiatan Syiramah 2026 secara resmi dibuka oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto. Sejumlah pejabat daerah turut hadir, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, serta Wakil Wali Kota Cilegon Fajar Hadi Prabowo, bersama unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Cilegon.

Melalui kegiatan ini, PB Al-Khairiyah berharap semangat pengabdian mahasiswa tidak hanya tumbuh saat Ramadan, tetapi menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan mereka ke depan.

(Dk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.