Sinergi PLN & FPRB, Luncurkan Website “CilegonSiaga.com” untuk Cilegon Tangguh Bencana

CILEGON – Menghadapi tantangan geografis dan potensi kebencanaan di Kota Baja, PT PLN (Persero) UPT Cilegon menggandeng Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) meluncurkan inisiatif digital revolusioner, CilegonSiaga.com. Peluncuran website ini dibarengi dengan peresmian program Desa Siaga Bencana sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan kolektif masyarakat, Senin (29/12/2025). bertempat di Link Dermaga Malang Gerem.


Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara sektor industri dan organisasi relawan kebencanaan dalam melindungi warga.

Manajer UPT PLN Cilegon, Ekaanise Ambarani, menegaskan bahwa kehadiran FPRB menjadi kunci keberhasilan program ini di lapangan. Selama sembilan hari, PLN dan FPRB telah bergerak masif di tujuh kelurahan, mulai dari Kelurahan Gerem hingga Samang Raya.


“Kami tidak hanya memberikan bantuan fisik seperti emergency kit dan chainsaw, tetapi juga fokus pada edukasi. Bersama FPRB, kami masuk ke sekolah-sekolah dan melakukan aksi nyata seperti pembersihan sungai guna meminimalisir risiko banjir,” ujar Ekaanise.

Puncak dari kolaborasi ini adalah lahirnya portal CilegonSiaga.com. Website ini bukan sekadar laman informasi, melainkan alat deteksi dini bagi warga Cilegon.

“Website ini dibangun atas kerja sama PLN dan FPRB sebagai sarana edukasi berbasis teknologi. Kedepannya, platform ini akan terhubung langsung dengan data BMKG, sehingga masyarakat bisa mendapatkan peringatan dini cuaca ekstrem secara real-time,” tambah Ekaanise.

Ketua FPRB Kota Cilegon, Hasbi Sidik, menekankan bahwa kerja sama dengan PLN merupakan implementasi dari model Pentahelix, di mana dunia usaha dan masyarakat (relawan) bersatu padu.

“Penanganan bencana adalah kebutuhan bersama. Melalui website ini, FPRB dan PLN ingin memastikan informasi akurat sampai ke tangan masyarakat tanpa distorsi,” tegas Hasbi. Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam menyebarkan edukasi yang bersumber dari pihak kompeten seperti FPRB agar tidak terjadi kepanikan akibat informasi hoax.

Selain mitigasi bencana alam, kolaborasi ini juga menyasar perlindungan jaringan listrik. PLN dan FPRB turut mengimbau warga agar menghindari bermain layang-layang di sekitar jalur transmisi, mengingat pentingnya menjaga keandalan listrik sebagai nadi ekonomi di wilayah Cilegon.

Dengan diluncurkannya program Desa Siaga Bencana dan website CilegonSiaga, PLN dan FPRB berharap kesadaran mitigasi bukan lagi sekadar slogan, melainkan budaya baru bagi masyarakat Kota Cilegon.

(Dk)

Leave A Reply

Your email address will not be published.