1.500 Santri Padati Apel Hari Santri di Cilegon, Wali Kota Robinsar Siapkan Beasiswa ke Timur Tengah
CILEGON – Ribuan santri dari berbagai pondok pesantren di Kota Cilegon memadati lapangan pada Rabu (22/10/2025), untuk mengikuti Apel Akbar Hari Santri Nasional. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian peringatan Hari Santri yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon dengan semangat religius.
Wali Kota Cilegon, Robinsar, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa peringatan Hari Santri bukan hanya sebatas seremoni, melainkan momentum untuk meneguhkan peran santri dalam menjawab tantangan zaman.
“Tentunya kami berharap lingkungan santri tidak hanya sekadar seremoni semata, tetapi santri harus berkontribusi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Kami meyakini santri Kota Cilegon juga terus mengikuti perubahan yang ada,” ujar Robinsar.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran pesantren dan santri sebagai benteng moral serta penjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan. “Harapan kami, santri dan pesantren dapat menjadi benteng bagi generasi muda Kota Cilegon, dan umumnya generasi muda Indonesia, agar tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Robinsar juga mengumumkan rencana program beasiswa khusus untuk santri, yang akan mulai dijalankan pada tahun 2026. Program ini merupakan pengembangan dari beasiswa Cilegon Juara yang selama ini diperuntukkan bagi pelajar umum.
“Sebenarnya beasiswa sudah kami jalankan lewat program Cilegon Juara. Namun, kami menilai perlu ada perhatian khusus bagi para santri agar mereka juga memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk di luar negeri,” ujarnya.
Robinsar menyebut, beasiswa santri ini akan difokuskan pada pendidikan keagamaan di wilayah Timur Tengah dan Afrika, seperti Mesir, dan Tunisia. “Kami berharap nanti santri-santri yang memiliki potensi di bidang keagamaan bisa mengenyam pendidikan di universitas ternama di Timur Tengah. Ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia santri.” Tutupnya.
(Dk)
