CILEGON – Kabar duka menyelimuti keluarga mantan Wali Kota Cilegon, Drs. H. Edi Ariadi, M.Si, setelah dikabarkan tutup usia pada Senin (8/9/2025) pukul 04.35 WIB. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya di RS Siloam Karawaci.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang Bapak Drs. H. Edi Ariadi, M.Si. Mohon doa semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, mengampuni khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar pesan singkat yang bersumber dari ajudan adik Kandung Almarhum yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Cilegon.
Edi Ariadi dikenal luas sebagai seorang birokrat sejati. Ia mengabdi selama puluhan tahun di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon sebelum akhirnya menjabat sebagai Wali Kota Cilegon pada periode 2019-2021.
Edi akhirnya naik ke kursi kepemimpinan menggantikan Tb. Iman Ariyadi yang terjerat kasus hukum pada saat itu.Selama masa kepemimpinannya, Edi Ariadi dikenal sebagai sosok yang sederhana dan pekerja keras.
Ia berfokus pada pembangunan infrastruktur dan berkomitmen untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan. Kepemimpinannya meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat Cilegon, yang merasakan langsung manfaat dari program-program yang ia jalankan.
Kepergian Edi Ariadi membawa duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh masyarakat Kota Cilegon. Hingga berita ini diterbitkan, ucapan duka cita terus mengalir dari berbagai tokoh daerah dan masyarakat melalui berbagai kanal media sosial, sebagai bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdiannya.
Almarhum meninggalkan seorang istri, dua anak dan empat cucu.
Yang ditinggalkan,
– Istri :
Ibu Hj. Lili Muflihah
– Anak :
1. Anissa Feby dan Rangga Arya Wardana
2. Annisa Dwi Agustin dan Bima Sakti
– Cucu :
1. Danya Alia Wardana
2. Almira Nayla Wardana
3. Jennaira Maiza Abimana
4. Jasmine Mahira Abimana
Editor : R Hartono
