Tarian “Laku Urip” Siswi SMA IT Raudhatul Jannah Cilegon di Panggung International Folk Arts 2025 Memukau Pengunjung

CILEGON – Gemuruh tepuk tangan diakhir pertunjukan karya musik tari lokal di acara International Folk Arts Kota Cilegon 2025. Penonton, termasuk delegasi dari Rusia, Bulgaria, India, dan Korea Selatan, dibuat terpukau oleh penampilan tari “Laku Urip” yang dibawakan oleh dua siswi SMA IT Raudhatul Jannah.

Tarian ini berhasil menjadi sorotan utama dalam ajang pertukaran budaya internasional yang dimotori oleh Pemerintah Kota Cilegon dan CIOFF Indonesia.

Wisye Nurhayati, guru pembimbing ke dua penari itu menyampaikan latar belakang atau makna dari tarian “Laku Urip”. Menurutnya, tari “Laku Urip” sebuah gambaran tentang pembuatan kerupuk emping yang telah menjadi pekerjaan ibu-ibu rumah tangga dan para remaja pada tahun 1960 an hingga saat ini.

Emping merupakan makanan tradisional yang berasal dari indonesia khususnya wilayah jawa, terbuat dari biji melinjo yang diolah berdasarkan resep turun temurun dari leluhur zaman dulu. Kerupuk emping merupakan salah satu komoditi pengolahan hasil pertanian yang memiliki nilai tinggi, baik karena rasa yang enak dan harga jual yang relatif mahal.

Sejalan dengan perkembangan zaman, banyak orang meninggalkan pekerjaan ini dan memilih bekerja di kantor ataupun di pabrik. Akan tetapi masih banyak juga ibu rumah tangga yang menggantungkan penghasilannya dari produksi kerupuk emping untuk memenuhi kebutuhan sehari hari khususnya di daerah Banten Kota cilegon Kelurahan Pabean.

Karya Tari “Laku Urip” terinspirasi dari kisah di atas, bagaimana seorang wanita (ibu) membantu suaminya mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari. Meskipun harus mengerjakan kewajibannya sebagai ibu rumah tangga seperti, memasak, mencuci pakaian, beres beres rumah, hingga mengurus anak. Akan tetapi hal ini tidak menghalangi pekerjaannya dalam memproduksi kerupuk emping dalam kesehariannya, mengerjakan semuanya dalam satu waktu yang bersamaan.

Tarian ini mengungkapkan suasana pada setiap bagiannya yaitu suasana semangat, tekun pekerja keras dan tidak mengenal lelah. Gerakan jemari yang lincah dan dinamis melukiskan kehidupan para ibu rumah tangga yang tak kenal lelah, harus membagi waktu antara mengurus keluarga dan memproduksi emping demi membantu mencari nafkah.

Tari ini diciptakan dengan mengadaptasi gerak tari tradisi pencak silat Bandrong dan gerak sehari-hari, kemudian diolah dengan pola garap kontemporer yang dramatik. Penggunaan musik internal dan eksternal, termasuk instrumen tradisional seperti gong dan kendang Bandrong, semakin memperkuat karakter penari dan suasana yang ingin disampaikan.

Wisye menyebut bahwa Tarian “Laku Urip” terpilih melalui audisi ketat oleh panitia. “Tentu ini menjadi kebanggaan bagi kami. Karena tarian ini hasil dari seleksi ketat oleh panitia, dan salah satu jurinya adalah Ibu Wakil Wali Kota Cilegon (Nur Kusuma Ngarasati). Kami mendapatkan enam kelompok tim tari favorit, dan ini salah satunya,” ujar Wisye.

Senada dengan Wisye, Kepala Sekolah SMA IT Raudhatul Jannah, Kiki Maulidina, juga menyatakan kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa sekolahnya tidak hanya fokus pada pendidikan akademik saja, tetapi juga pada pengembangan bakat atau non-akademik. “Ini pengalaman baru bagi mereka yang bisa tampil di ajang kelas internasional. Semoga ini bisa meningkatkan mental dan kemampuan, sehingga mereka bisa lebih matang dan siap bersaing di kancah internasional,” kata Kiki.

Karena itu, Kiki akan sangat mendukung semua program dan kegiatan non akademik yang dilakukan oleh guru pembimbing di sekolahnya, dengan harapan siswa-siswi jebolan SMA IT RJ, menjadi siswa-siswi yang hebat, bermental juara, dan selalu hormat terhadap orang tua dan guru.

Diketahui, Karya Tari “Laku Urip” beberapa kali berhasil menyabet medali seperti, juara I FLS3N tingkat Kota Cilegon 2025 dan juara II FLS3N Provinsi Banten 2025. Prestasi ini semakin mengukuhkan Cilegon sebagai kota yang tidak hanya unggul dalam industri, tetapi juga kaya akan seni dan budaya.

Reporter : D Mulyana

Editor : R Hartono

Leave A Reply

Your email address will not be published.