Sinergi Kuat Antara TNI dan Kejaksaan: Kodam Jaya Gandeng Tiga Kejati Perkuat Penegakan Hukum
JAKARTA – Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya/Jayakarta menegaskan komitmennya dalam memperkuat penegakan hukum melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, Kejati Banten, dan Kejati Jawa Barat. Acara bersejarah ini berlangsung di Aula Lt. 15 Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Rabu (18/6/2025), menandai langkah strategis dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.
Penandatanganan kerja sama ini merupakan tindak lanjut langsung dari nota kesepahaman antara Kejaksaan RI dan TNI yang telah diteken pada 6 April 2023. Nota kesepahaman ini menjadi fondasi kuat untuk kolaborasi intensif, khususnya dalam pemanfaatan sumber daya dan peningkatan profesionalisme di bidang penegakan hukum.
Hadir dalam acara tersebut Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten Dr. Siswanto, S.H., M.H., dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. (atau yang mewakili).
Turut hadir pula jajaran tinggi dari Kodam Jaya, termasuk Kasdam Jaya Brigjen TNI Rachmat, Para Komandan Korem, serta berbagai pejabat utama dari ketiga Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri terkait, menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh dari kedua institusi.
Membangun Kemitraan Kokoh untuk Tantangan Kompleks
Perjanjian kerja sama ini bukan sekadar formalitas, melainkan implementasi nyata dari komitmen Kejaksaan dan TNI dalam mendukung tugas pemerintahan, khususnya di bidang hukum dan penegakan keadilan.
Tujuannya jelas: memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi, dan membangun kolaborasi optimal guna menghadapi tantangan hukum yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, Dr. Siswanto, S.H., M.H., menyampaikan harapannya agar kerja sama ini dapat membentuk kemitraan yang kokoh, saling menghormati tugas dan wewenang masing-masing, serta senantiasa berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.“Dengan komitmen kuat dan komunikasi terbuka, sinergi ini diyakini akan berdampak positif bagi penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan,” tegas Dr. Siswanto.
Cakupan Kerja Sama Luas: Dari Pendidikan hingga Dukungan HukumNota kesepahaman ini merupakan langkah maju signifikan bagi Kejaksaan Republik Indonesia dan TNI, mencakup berbagai aspek krusial:-
- Pendidikan dan pelatihan: Peningkatan kapasitas dan profesionalisme personel melalui program pendidikan dan pelatihan bersama.
- Pertukaran informasi: Mempercepat dan mengoptimalkan penegakan hukum melalui berbagi data dan informasi yang relevan.
- Dukungan personel TNI: Bantuan personel TNI dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan, termasuk pengamanan dan dukungan operasional.
- Dukungan perdata dan tata usaha negara untuk Kodam Jaya: Meliputi pertimbangan hukum (pendapat hukum, pendampingan hukum, audit hukum), pemberian bantuan hukum (litigasi dan non-litigasi), serta tindakan hukum lain yang diperlukan.
- Pemanfaatan sarana dan prasarana: Optimalisasi penggunaan fasilitas dan peralatan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai kebutuhan.
- Koordinasi teknis penyidikan dan penuntutan: Penanganan perkara koneksitas yang melibatkan personel militer dan sipil secara terpadu dan efisien.
Dengan cakupan kerja sama yang komprehensif ini, diharapkan sinergi antara Kodam Jaya dan tiga Kejaksaan Tinggi dapat menciptakan iklim penegakan hukum yang lebih kuat, responsif, dan akuntabel demi terwujudnya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. (*/Red)
