Selain Harga Pasar, Indag Cilegon Juga Awasi Peredaran Bahan Pangan Berbahaya Bagi Kesehatan

CILEGON – Selain intens melakukan pengawasan kenaikan harga pangan jelang hari raya Idul Adha, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon melakukan pengawasan terhadap perdarahan pangan yang memiliki kandungan berbahaya beracun, utamanya yang beredar di pasar-pasar tradisional.

Fitriadi Achmad, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Cilegon mengatakan, selain menekan terjadinya kenaikan harga sembako jelang Idul Adha, Disperindag juga tengah konsen terhadap peredadan bahan makanan yang memiliki kandungan berbahaya bagi kesehatan konsumen.

“Memang kita tengah berupaya menekan terjadinya lonjakan-lonjakan harga penyebab terjadinya inflasi di momen Idul Adha ini,” ujar Fitriadi Achmad seusai melakukan sidak di Pasar Keanggot, Selasa (27/5/2025).

Kendati begitu, Bidang perdagangan juga tengah melakukan pengawasan terhadap peredaran pangan yang memiliki kandungan berbahaya dan beracun bagi konsumen. Alasanya, kebutuhan konsumen di moment-moment hari besar cukup tinggi, sehingga diperlukan pengawasan ekstra.

“Pengawasan terhadap peredaran pangan yang memiliki kandungan berbahaya bag kesehatan menjadi satu kesatuan tugas pengawasan kami. Tentu ini berkaitan dengan hak konsumen yang sudah di atur oleh undang-undang,” kata Fitriadi.

“Kita akan lakukan itu, kordinasi dengan stakeholder terkait, Dinkes, BPOM dan lainnya. Lalu kemudian memberikan pembinaan terhadap para pedagang untuk berusaha secara profesional ditengah tantangan sulitnya ekonomi saat ini.” Tambah Fitriadi.

Perlu diketahui, pemerintah bertangungjawab terhadap monopoli perdagangan yang menyebabkan terjadinya inflasi atau lonjakan harga, dan melindungi rakyatnya dari peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya beracun bagi kesehatan masyarakat.

Editor : R Hartono

Leave A Reply

Your email address will not be published.