Kadin Cilegon Beri Klarifikasi Video Beredar Terkait Permintaan Jatah Proyek Tanpa Lelang

CILEGON – Isabatullah Alibasja, WKU I Kadin Cilegon, memberikan klarifikasi ihwal video yang beredar saat melakukan komunikasi dengan pihak kontraktor proyek pembangunan pabrik chandra asri alkali (CAA). Dalam video yang beredar, pihak Kadin meminta jatah proyek lima triliun tanpa Lelang untuk pengusaha lokal.

“Perlu kami klarifikasi agar tidak timbul salah persepsi, Kadin Kota Cilegon sebagai lembaga pemerintah yg dinaungi UU No.1 Tahun 1987 berfungsi melakukan pembinaan terhadap pengusaha daratan, memfasilitasi, memediasi dan mengadvokasi anggotanya, terkait investasi CAA yg nilanya kurang lebih sekitar 15 Trilyun.”kata Isbat dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/5/2025) malam.

“Tentu Kadin Kota Cilegon menyambut baik investasi tersebut, dan sesuai dengan UU Omnibuslaw, bahwa investasi di daerah harus menggandeng pelaku usaha di daerah guna menggerakkan sektor riil, sekaligus mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.”tambah Isbat.

Kadin Kota Cilegon lanjutnya, yang beranggota sekitar 2000 pengusaha tentunya, membangun komunikasi dengan pihak Chandra Asri, CAA serta Main Contractor yakni Total Bangun Persada Jo.Chengda, yang sudah berdiskusi sebanyak dua kali di Kantor Kadin. Dalam diskusi itu ada perwakilan Total dan Chengda, CAA juga PP-SGI.

Dikesempatan itu juga Kadin Ciiegon menghimbau agar CAA sebagai owner juga kontraktor yakni Total, Chengda, PP-SGI agar memberikan porsi pekerjaan kepada pengusaha lokal. Akan tetapi diskusi tidak menghasilkan sesuatu yang kongkrit, sehingga pihak kadin memutuskan untuk cek lapangan di site Total-Chengda, di site sudah ada rekan-rekan yang lain seperti HIPMI, HIPPI, Komunitas Pengusaha Lokal dan lainnya sehingga berdiskusi bersama di lokasi site.

Kadin, HIPMI dan HIPPI menekan Chengda agar memberikan porsi pekerjaan kepada pengusaha lokal, namun pihak Chengda beralasan tidak bisa memutuskan karena pihak CAA tidak hadir dalam diskusi tersebut.

“Sempat terjadi adu mulut tapi masih terkendali. Persoalan ini masih kita tangani, kita berharap investasi bisa berkontribusi terhadap perekonomian kota cilegon serta melibatkan pengusaha lokal kota cilegon, dengan harapan pengangguran dan kemiskinan bisa kita kurangi.”Tutup Isbat.

Editor : R Hartono

Leave A Reply

Your email address will not be published.