ANYER – Tidak hanya sekadar seremoni politik, rangkaian Kongres VII Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) di Anyer, Jumat (10/7), diawali dengan aksi nyata peduli lingkungan. Ratusan peserta dan panitia turun langsung ke pesisir pantai untuk melakukan pembersihan sampah plastik dan limbah, mengubah garis pantai Anyer menjadi lebih bersih dan asri.
Aksi yang berlangsung pagi tadi, bukan sekadar upaya membersihkan sampah, melainkan pesan kuat dari generasi muda PAN akan pentingnya menjaga ekosistem laut. Bagi para peserta, menjaga pantai adalah langkah konkret untuk melindungi sektor perikanan dan pariwisata lokal.
Muhammad Firman, Ketua Organizing Committee Kongres VII BM PAN, menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah, tidak hanya melalui gagasan, tetapi juga melalui aksi nyata.
“Fokus Bapak Zulkifli Hasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan harus mendapat dukungan dari seluruh kader muda PAN. Dengan aksi hari ini, kami ingin menunjukkan bahwa BM PAN siap menjadi pelopor gerakan kepedulian lingkungan, dimulai dari langkah sederhana namun berdampak nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Organizing Committee Kongres VII BM PAN, Nadia Nabillah, mengatakan bahwa kawasan pesisir memiliki peran penting dalam mendukung kehidupan masyarakat, terutama sektor perikanan, pariwisata, dan ekonomi lokal.
“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa bersenang-senang sekaligus berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Pantai Anyer adalah aset kita bersama, dan menjaganya adalah kewajiban kita semua,” ujar Sekretaris Organizing Committee, Nadia Nabillah.
Selain aksi bersih-bersih, kegiatan ini menjadi ajang edukasi bagi masyarakat sekitar tentang pentingnya memilah sampah dari sumbernya, sejalan dengan visi keberlanjutan yang tengah digalakkan pemerintah.
(***)

